Pentingnya Suplementasi Zat Besi pada Anak untuk Tumbuh Kembang yang Optimal

Sekitar 38,5% bayi & balita di Indonesia mengalami anemia. Anemia defisiensi zat besi (ADB) merupakan penyebab anemia tersering di dunia. Kejadian ADB tertinggi pada bayi & anak, yaitu pada bayi yang diberi ASI 18,9%,  bayi usia 4-6 bulan 6%, 9-12 bulan 65%  & usia pra sekolah 55,5%.

Penyebab ADB antara lain  pertumbuhan yang cepat, pola makan tidak adekuat, infeksi, perdarahan saluran cerna, malabsorpsi, ibu hamil yang mengalami anemia, berat lahir rendah, usia kelahiran kurang bulan, jenis makanan, pola asuh, budaya, serta cara pandang masyarakat terhadap kesehatan ibu  & anak.

Peran  Zat Besi
Zat besi merupakan salah satu zat mikronutrien yang penting untuk perkembangan sistem saraf. Kadar zat besi yang rendah berhubungan dengan keterlambatan tingkat perkembangan kognitif, motorik, serta perkembangan sosial pada

masa tumbuh kembang seorang anak. Selain itu,  ADB dapat menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kemungkinan infeksi.

Pada ADB yang terjadi sejak usia lebih dini, gangguan perkembangan yang terjadi sering bersifat permanen. Melihat besarnya dampak yang ditimbulkan akibat ADB, maka tindakan pencegahan, deteksi dini  & tata laksana yang tepat perlu dilaksanakan

Batasan anemia (WHO)
Hb < 11 g/dL : usia 6 bulan – 5 tahun
Hb < 11,5 g/dL : usia 5 – 11 tahun
Hb <12 g/dL : usia 12 – 14 tahun

Tips memenuhi kebutuhan zat besi  bayi & balita
Konsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi minimal 2 x/hari. Contoh makanan mengandung zat besi: Daging merah. Sayuran hijau juga mengandung zat besi yang tinggi, tetapi penyerapannya sangat rendah. Konsumsi makanan tinggi vitamin C (jeruk & stroberi) untuk meningkatkan penyerapan zat besi.

Hindari konsumsi susu/teh pada saat makan utama, karena menghambat penyerapan zat besi. MP-ASI  fortifikasi bisa menjadi pilihan alternatif. Suplementasi zat besi pada bayi ASI eksklusif mulai 4 bulan. Suplementasi besi diberikan kepada semua anak,, prioritas usia balita, terutama 2 tahun pertama. Dosis untuk bayi cukup bulan usia 4 bulan-2 th:  2 mg/kg/hari. untuk anak di atas 2 th:  1 mg/kg/hari, 2x/minggu, selama 3 bulan berturut-turut, setiap tahun.

Rekomendasi IDAI Suplementasi Zat Besi untuk Anak tahun 2011

2021-05-04T00:35:14+00:00

Leave A Comment

WhatsApp chat
Call Now
Directions